Rabu, 22 April 2009

What’s In It For Me ?

Hi !


Sebelumnya di dalam perjalanan Saya untuk mencapai kebebasan secara finansial dan kehidupan yang berkualitas, Saya mencoba belajar apapun yang bisa dipelajari dari semua guru terbaik di dunia.

Dan sejauh apa yang Saya perhatikan, apapun yang Saya capai saat ini PASTI bisa Anda raih juga…

Sama seperti Anda, Saya juga berjuang untuk menjadi sukses.. Saya membaca buku, mendengarkan program audio, dan bahkan masih pergi ke seminar-seminar. Sama seperti Anda Saya ingin untuk menjadi BEBAS, secara finansial dan personal… Dan Saya memiliki alasan yang sangat KUAT untuk bisa Sukses dan Bebas !

Bagaimana Saya bisa mengetahui tentang Anda ? Karena Anda DISINI, mencari bagaimana membangun kehidupan yang Anda impikan, dimana Saya juga mencari untuk diri Saya sendiri !

Dan satu-satunya perbedaan antara kita adalah, Saya menemukan beberapa penemuan menakjubkan selama perjalanan Saya, mempelajari beberapa rahasia yang sangat penting, dan bertemu dengan orang-orang tepat…

Ini, dikombinasikan dengan determinasi dan alasan yang sangat kuat Saya untuk menjadi sukses, telah berhasil membuat Saya menjadi seorang yang sukses secara Finansial dan kualitas kehidupan..

Saat Anda sudah mencapai kebebasan secara finansial dan personal yang Anda impikan, Anda akan secara tiba-tiba menyadari bahwa Anda tidak menginginkan lebih kecuali mengembalikan dan memberikan nilai tambah sehingga dapat menyentuh kehidupan orang banyak.

Saya sangat ingin Anda mendapatkan manfaat MAXIMAL dari mendapatkan akses langsung ke SEMUA hal yang sudah Saya pelajari, ditemukan, dan didevelop selama bertahun-tahun.. Semua rahasia, teknik, pola pikir , keyakinan dan sistem… DAN Saya benar-benar mau untuk bisa membagikan kepada Anda rahasia-rahasia dari orang-orang yang expert dibidang financial, marketing ,bisnis, property yang telah menjadi teman-teman dekat Saya juga…

Saya secara personal sudah menghabiskan ratusan juta bahkan milliar rupiah untuk belajar dan menaruh semua pengetahuan, kebijaksanaan, rahasia dan tipsnya menjadi satu dalam program TDWUniversity sehingga dapat membantu Anda tanpa Anda harus menghabiskan uang sama seperti yang Saya lakukan.

Saya melihat TDWUniversity.com sebagai langkah revolusi Saya…

Setelah bertahun-tahun mempelajari apa yang SEBENARNYA berguna untuk membangun kekayaan, sukses dan kebebasan dalam hidup Anda, Saya dapat dengan tepat mengatakan bahwa informasi dan sumber daya di web TDWUniversity.com adalah daftar pembelajaran TERATAS yang Anda BUTUHKAN untuk dipelajari untuk menjadi sukses dalam hidup ini.

Ini bukan sebuah kebetulan bahwa SETIAP Multi-Milyuner yang Saya temui, dan memiliki hidup yang sukses, adalah ahli dari semua teknik, prinsip dan rahasia yang dibagikan di TDWUniversity…

Sekarang, Saya ingin membantu ANDA untuk mendapatkan sukses yang sama. dan dengan mengikuti TDW University, Anda dapat segera mempelajari rahasia-rahasia tersebut…

Dan ilmu Saya bukan hanya berlaku untuk Saya saja, begitu banyak testimonial yang berdatangan ketempat Saya, karena hidup mereka berubah bagaikan bumi dan langit bahkan menjadi lebih dahsyat dan lebih kaya dari sebelumnya (akan diberikan case study tentang mereka di postingan berikutnya)

Sekarang Saya tanyakan Anda sebuah pertanyaan yang Saya tanyakan kepada diri Saya sendiri beberapa tahun yang lalu :

Seberapa inginnya kebebasan financial dan kesuksesan untuk Anda ?

Ketika Saya bertanya pada diri Saya pertanyaan tersebut, jawabannya sangat jelas : INGIN SEKALI

Itu adalah hari dimana saya membuat komitmen untuk diri Saya sendiri untuk melakukan apapun yang dibutuhkan untuk bisa mencapai hal tersebut

Bahkan Saya juga mengorbankan hal yang paling berharga dalam hidup saya, yaitu waktu.WAKTU adalah komoditas yang paling berharga…diatas segalanya, WAKTU adalah KEHIDUPAN Anda.

dan untuk menemukan rahasia, membaca buku-buku, mengikuti kelas seminar dan workshop, membangun perusahaan, bangkit dari kegagalan, bertumbuh menuju sukses, dan membangun hubungan-hubungan dengan orang-orang yang ahli dibidangnya yang nantinya akan Saya bagikan kepada Anda…itu membutuhkan waktu yang tidak sedikit.

Tentu, Anda bisa mencoba melakukan semua itu, sama seperti Saya lakukan…

Secara personal, Saya mengharapkan seseorang telah mengadakan program ini untuk Saya 15 tahun yang lalu.. Itu akan menghemat waktu Saya dalam melakukan perjuangan selama bertahun-tahun…

Kini bisa Anda bisa memegang Kunci Kesuksesan tersebut di TDWUniversity.com , Langkah selanjutnya ada di tangan Anda. Saya mengumpulkan semuanya, belajar semuanya dan membangun hubungan dengan orang-orang Dahsyat. Dan Anda tidak perlu membayar ratusan hingga miliaran rupiah yang dulu pernah Saya investasikan.

Anda bisa mendapatkannya dengan harga yang mbahnya Murah sekali ( Tunggu tanggal launching TDW University - 5 Mei 2009 ). Untuk produk apa saja yang akan Anda dapatkan, akan dijelaskan di postingan blog tanggal 1 mei 2009 . Dan pada kesempatan blogging kali ini , Saya ingin memberikan 3 membership 3bulanan kepada 3 orang yang Dahsyat secara Gratis .

Caranya adalah dengan memberikan comment yang isinya jawaban dari ” Apa Alasan kuat Anda untuk belajar di TDW University ini ? dan Apa hasil yang Anda harapkan setelah Anda belajar di TDWuniversity ini ? ” Terbatas sampai tanggal 27 April 2009

Demikian dari Saya,

Salam Dahsyat,

Investasi Leher keatas untuk Menghadapi Perubahan

Hidup ini penuh perubahan yang abadi hanyalah Tuhan, perubahan itu sendiri dan hukum alam. Cara Mencari uang pun dari jaman ke jaman terus berubah. Sekarang banyak muncul jutawan (dalam US$) baru dari Internet, dari bisnis-bisnis yang belum pernah terdengar sebelumnya.

Dan tidak sedikit orang kaya yang jatuh miskin, atau bahkan orang miskin yang bertambah miskin , karena mereka tidak mau belajar lagi untuk menghadapi perubahan . Dan terus mencari uang dengan cara yang lama , tidak mau berhenti untuk belajar lagi tren saat ini.

Pernahkah Anda mendengar kata Benjamin Franklin ? Beliau adalah ilmuan yang sangat dihormati oleh Amerika karena peletak hak-hak asasi manusia dan deklarasi kemerdekaan di Amerika, sehingga gambarnya ada si uang $100 yang merupakan pecahan terbesar di US. Benjamin Franklin pernah mengungkapkan bahwa setiap dollar yang diinvestasikan untuk kepala (belajar lagi), dalam pikiran akan kembali miliaran dollar dalam kantong kita.

Itulah mengapa saya terus belajar di singapore sampai US dan terus berinvestasi untuk leher ke atas, karena saya yakin akan menambah income saya. Ketika saya belajar dari yang sukses, maka saya yakin akan sukses.

pertanyaan Saya, mana yang lebih menghasilkan leher keatas atau leher kebawah ? banyak orang didunia ini lebih senang menggunakan uangnya untuk kepentingan leher kebawah, yakni membeli pakaian baru, mobil baru yang tidak akan bisa menambah kekayaan mereka. Sedangkan jika mereka berani berinvestasi pada leher keatas, ke pembelajaran tentang property, bisnis, saham dan internet , mereka bisa melipatgandakan kekayaan mereka

Tahukah Anda apabila Anda menjumlahkan penghasilan dari 5 orang terdekat Anda dan Anda bagi 5, maka itulah jumlah penghasilan Anda. Tanpa Anda sadari pola berpikir teman-teman Anda tentang uang akan mempengaruhi Anda, sedemikian sehingga Anda akan menjadi sama dengan mereka. Bagaimana jika teman Anda tersebut bukanlah seorang miliarder atau multi miliarder ? Tentunya gaya pemikiran mereka adalah cara berpikir ala seorang jutawan.

Saya bukan melarang Anda bergaul dengan orang miskin, Saya pun bergaul dengan siapapun. Tapi saat berbicara soal mindset tentang uang, pastikan Anda bergaul, sharing dan belajar dengan orang yang tepat

Dan tahukah Anda bagaimana cara berpindah dari gelombang orang miskin menjadi gelombang orang kaya? Caranya ada 2 :
1. bergaul dgn orang kaya
2. belajar dan terus belajar

Org kaya terus belajar dan tumbuh, contohnya saya sangat kagum dengan pak Lukminto yg punya Sritex di solo luas pabriknya saja 100 hektar dan merupakan produsen pakaian militer terbesar didunia. Bahkan rumahnya diresmikan oleh dua presiden, yaitu Bu Megawati dan Pak SBY. Pak Lukminto ini saja ingin terus belajar dan belajar, bahkan mengundang saya untuk bicara di pabrik beliau. Begitu juga dengan pak Teguh Kinarto di Surabaya yang punya perusahaan properti, beliau terus belajar supaya anaknya juga terinspirasi untuk terus belajar.

Saya tahu orang miskin merasa selalu tahu segalanya, tidak mau belajar dan selalu punya seribu satu alasan untuk tidak belajar yg akhirnya membuat mereka tidak belajar dan takut berinvestasi. Dan itulah sebabnya mengapa mereka terus miskin, karena tidak dapat melihat peluang , mengalokasikan uangnya, dan berinvestasi dengan baik.

Sedangkan orang kaya selalu ingin terus belajar, bahkan tidak peduli terhadap siapa pun yg mempunyai ide lebih baik daripada dia. Mereka berani membayar untuk belajar, mentraktir orang yang jauh lebih kaya untuk belajar ilmunya. Oleh karena itu dia bertambah kaya karena mengerti pola orang kaya.

Karena itu saya terus mengalokasikan uang, tenaga, pikiran, waktu untuk rutin terus belajar ilmu-ilmu yg terbaik, sehingga saya yakin pasti kaya, sudah kaya dan akan terus luangkan waktu, tenaga, uang, pikiran untuk belajar bisnis, properti, saham, internet dan akan terus belajar apapun yang dapat membuat saya menjadi lebih kaya. Ini adalah pemikiran Trilyuner saya

Demikian juga dengan Anda, selalu harus berkomitmen untuk berani berinvestasi dan belajar. Untuk itu sebagai public commitment Anda ketikkan di comment box dibawah ini ” Saya akan terus berani berinvestasi untuk leher keatas , untuk melipatgandakan kekayaan Saya ! Ini pemikiran Trilyuner Saya ”

Salam Dahsyat,

Tung Desem Waringin

Selasa, 02 Desember 2008

Bagaimana Menjadi Guru Yang Baik (Profesional)

Tidak mudah menjadi guru yang baik, dikagumi dan dihormati oleh anak didik, masyarakat sekitar dan rekan seprofesi.
Ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh seorang guru untuk mendapat pengakuan sebagai guru yang baik dan berhasil.

Pertama. Berusahalah tampil di muka kelas dengan prima. Kuasai betul materi pelajaran yang akan diberikan kepada siswa. Jika perlu, ketika berbicara di muka kelasa tidak membuka catatan atau buku pegangan sama sekali. Berbicaralah yang jelas dan lancar sehingga terkesan di hati siswa bahwa kita benar-benar tahu segala permasalahan dari materi yang disampaikan.

Kedua. Berlakulah bijaksana. Sadarilah bahwa siswa yang kita ajar, memiliki tingkat kepandaian yang berbeda-beda.
Ada yang cepat mengerti, ada yang sedang, ada yang lambat dan ada yang sangat lambat bahkan ada yang sulit untuk bisa dimengerti. Jika kita memiliki kesadaran ini, maka sudah bisa dipastikan kita akan memiliki kesabaran yang tinggi untuk menampung pertanyaan-pertanyaan dari anak didik kita. Carilah cara sederhana untuk menjelaskan pada siswa yang memiliki tingkat kemampuan rendah dengan contoh-contoh sederhana yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari walaupun mungkin contoh-contoh itu agak konyol.


Ketiga. Berusahalah selalu ceria di muka kelas. Jangan membawa persoalan-persoalan yang tidak menyenangkan dari rumah atau dari tempat lain ke dalam kelas sewaktu kita mulai dan sedang mengajar.

Keempat. Kendalikan emosi. Jangan mudah marah di kelas dan jangan mudah tersinggung karena perilaku siswa. Ingat siswa yang kita ajar adalah remaja yang masih sangat labil emasinya. Siswa yang kita ajar berasal dari daerah dan budaya yang mungkin berbeda satu dengan yang lainnya dan berbeda dengan kebiasaan kita, apalagi mungkin pendidikan di rumah dari orang tuanya memang kurang sesuai dengan tata cara dan kebiasaan kita. Marah di kelas akan membuat suasana menjadi tidak enak, siswa menjadi tegang. Hal ini akan berpengaruh pada daya nalar siswa untuk menerima materi pelajaran yang kita berikan.

Kelima. Berusaha menjawab setiap pertanyaan yang diajukan siswa. Jangan memarahi siswa yang yang terlalu sering bertanya. Berusaha menjawab setiap pertanyaan yang diajukan siswa dengan baik. Jika suatu saat ada pertanyaan dari siswa yang tidak siap dijawab, berlakulah jujur. Berjanjilah untuk dapat menjawabnya dengan benar pada kesempatan lain sementara kita berusaha mencari jawaban tersebut. Janganlah merasa malu karena hal ini. Ingat sebagai manusia kita mempunyai keterbatasan. Tapi usahakan hal seperti ini jangan terlalu sering terjadi. Untuk menghindari kejadian seperti ini, berusahalah untuk banyak membaca dan belajar lagi. Jangan bosan belajar. Janganlah menutupi kelemahan kita dengan cara marah-marah bila ada anak yang bertanya sehingga menjadikan anak tidak berani bertanya lagi. Jika siswa sudah tidak beranibertanya, jangan harap pendidikan/pengajaran kita akan berhasil. Keenam. Memiliki rasa malu dan rasa takut. Untuk menjadi guru yang baik, maka seorang guru harus memiliki sifat ini. Dalam hal ini yang dimaksud rasa malu adalah malu untuk melakukan perbuatan salah, sementara rasa takut adalah takut dari akibat perbuatan salah yang kita lakukan. Dengan memiliki kedua sifat ini maka setiap perbuatan yang akan kita lakukan akan lebih mudah kita kendalikan dan dipertimbangkan kembali apakah akan terus dilakukan atau tidak.

Ketujuh. Harus dapat menerima hidup ini sebagai mana adanya. Di negeri ini banyak semboyan-semboyan mengagungkan profesi guru tapi kenyataannya negeri ini belum mampu/mau menyejahterakan kehidupan guru. Kita harus bisa menerima kenyataan ini, jangan membandingkan penghasilan dari jerih payah kita dengan penghasilan orang lain/pegawai dari instansi lain. Berusaha untuk hidup sederhana dan jika masih belum mencukupi berusaha mencari sambilan lain yang halal, yang tidak merigikan orang lain dan tidak merugikan diri sendiri. Jangan pusingkan gunjingan orang lain, ingatlah pepatah “anjing menggonggong bajaj berlalu.”

Kedelapan. Tidak sombong.Tidak menyombongkan diri di hadapan murid/jangan membanggakan diri sendiri, baik ketika sedang mengajar ataupun berada di lingkungan lain. Jangan mencemoohkan siswa yang tidak pandai di kelas dan jangan mempermalukan siswa (yang salah sekalipun) di muka orang banyak. Namun pangillah siswa yang bersalah dan bicaralah dengan baik-baik, tidak berbicara dan berlaku kasar pada siswa.

Kesembilan. Berlakulah adil. Berusahalah berlaku adil dalam memberi penilaian kepada siswa. Jangan membeda-bedakan siswa yang pandai/mampu dan siswa yang kurang pandai/kurang mampu Serta tidak memuji secara berlebihan terhadap siswa yang pandai di hadapan siswa yang kurang pandai.

Penawaran Terbaik Hanya Untuk Anda

Oleh: Team Andriewongso.com
Suatu ketika Anda pasti pernah melihat iklan best offer yang ditawarkan oleh Matahari Department Store. Big sale hanya 2 hari. Dapatkan diskon sampai dengan 80% atau beli 1 dapat 2. Dan seterusnya dan seterusnya. Saya pernah coba-coba mendatangai dept-store itu pada hari seperti diiklankan. Pertama untuk melihat sejauh mana reaksi masyarakat akan iklan warna yang nyari setengah halaman koran itu. Kedua, jujur saja, saya juga sangat tertarik dengan iklan yang maha dahsyat tersebut dengan sederet penawarannya. Memang sangat terasa betapa Matahari diserbu oleh lebih banyak pengunjung daripada jika iklan bombastis itu tidak ditayangkan di koran. Saya juga mencoba mengamati perilaku konsumen pada saat itu.

Semuanya hampir kelihatan bersikap irrasional. Artinya, keranjang yang beberapa menit sebelumnya kosong, kemudian dengan sangat cepat terisi oleh kemeja, jeans, dasi, kaos, sepatu, dan lain-lain. Sepertinya pada saat itu tidak terdapat pertimbangan rasional untuk apa segala barang itu dibeli. Yang terlintas barangkali adalah, yang penting beli dulu mumpung murah. Mau dipakai nanti, itu ntar aja diatur. Matahari berhasil meraup pembeli baru yang kelak mungkin menjadi pelanggannya. Sebuah offer yang tidak sia-sia memang.

Ilustrasi di atas sungguh merupakan sebuah data dan fakta bahwa kita perlu memberitahukan kepada pelanggan bahwa kita memberikan mereka penawaran terbaik buat mereka. Semua orang akan menjadi sangat senang dan terbuai secara psikologis jika ucapan itu disampaikan kepada mereka. Karena tidak ada seorang pun yang tidak menginginkan penawaran terbaik. Bahkan mereka siap untuk menimbun barang-barang yang tidak diperlukan saat itu sepanjang harga itu murah. Namun, jangan coba-coba bermain dengan pelanggan Anda secara tidak jujur atau ingkar janji. Apa yang sudah tercantum disana, harus benar-benar dilaksanakan dengan baik tanpa ada embel-embel karena situasi dan kondisi tertentu, syarat dan ketentuan baru berlaku.

Contoh lain dapat kita lihat terhadap maskapai penerbangan termurah dengan konsep tanpa tiket saat ini, Indonesia Air Asia. Pernahkah Anda melihat penawaran Rp. 0,- Yah, nol rupiah. Saya tidak salah ketik. Saya pernah mencoba masuk ke situsnya saat penawaran itu berlangsung dan benar-benar mendapatkan penawaran terbaik di dunia yang saya pernah lihat itu. Walau pun setelah diklik, ada biaya yang harus dibayar, namun ongkos itu masih tetap sangat murah. Publik pun melakukan panic buying, yang akhirnya membuat harga terbaik itu naik lagi.

Kedua contoh di atas, Matahari Department Store dan Indonesia Air Asia, merupakan dua contoh terbaik untuk menunjukkan betapa penawaran terbaik memang masih diburu oleh warga masyarakat. Penawaran itu bisa berupa hadiah, harga murah, sampai dengan fasilitas-fasilitas lainnya. Kesemuanya memang terbukti mampu menarik simpati dari berbagai kalangan. Logika massa menjadi tidak berfungsi dengan baik pada saat itu. Semuanya terbius oleh dahsyatnya penawaran itu.

Dalam kaitannya dengan pelanggan Anda, sebaiknya setiap ada penawaran baru dari perusahaan, Anda harus segera menyampaikan penawaran terbaik itu pertama kali, secara langsung dan cepat kepada pelanggan lama Anda dan mencoba meminta referensi kepadanya untuk mem-prospek pelanggan baru. Jika anda mengatakan kepada pelanggan Anda bahwa itu adalah penawaran terbaik yang hanya diberikan khusus kepada pelanggan premium itu, reaksi psikologis batin akan merespons secara reaktif dan fantastis untuk segera mengapresiasi dan merealisasikannya. Ini adalah reaksi spontanitas jika pelanggan meresapkan kata 'khusus untuk Anda' ke dalam hatinya. Ketika itu terjadi, Anda akan menuai kesuksesan yang luar biasa bahkan setelah penawaran itu berakhir. Pada lain kesempatan, bahkan mereka yang akan terus menghubungi Anda untuk mendapatkan offer pertama kali dan terbaik dari Anda. Jika sudah demikian, Anda tidak perlu membuang-buang banyak waktu untuk mencari pelanggan baru yang belum tentu mudah diraih. Untuk itu, selalulah bilang kepada pelanggan Anda, 'Ibu/Bapak, Anda adalah orang pertama yang mendapatkan penawaran ini secara khusus. Karena Anda adalah pelanggan premium kami yang sangat cocok mendapatkan best offer produk/jasa ini.'



Catatan:

Untuk penjelasan lengkap mengenai hal-hal di atas, silahkan baca buku penulis yang berjudul "Talk to Your Customer This Way."

menjadi trainer inspiratif

sebenarnya lagi gak mood buat nulis, tidak ahli juga di bidang per-trainer-an, tapi berhubung gw bolos TFT 1 SSDK 2008..ya terpaksa deh dipaksain buat bikin tulisan ini…

hmm, menjadi trainer inspiratif bukan persoalan yang mudah apalagi untuk trainer pemula dan baru pertama kali memberikan materi. seorang trainer tidak hanya seperti dosen yang memberikan materi di kelas, atao seorang danlap yang menguasai lapangan dan memerintah trainee’nya untuk melakukan ini itu, dan tidak pula seperti seorang kaka mentor yang bisa membimbing adikmentornya melalui hikmah yang diberikan.

tapi seorang trainer adalah ketiga2nya, dituntut untuk bisa menyampaikan materi, bisa mengkondisikan lapangan (baca: kelas), dan sekaligus bisa membimbing adik2nya. dan mungkin definisi trainer inspiratif menurut persepsi saya adalah hal ini.

1. Penguasaan materi

MAteri menjadi penting untuk dikuasai oleh seorang trainer, karena materi adalah hal yang disampaikan ke peserta untuk dikuasai. selain penguasaan materi perlu juga dikuasai bagaimana menyampaikan materi tersebut. pemilihan metode maupun gaya penyampaian menjadi hal yang penting, karena di sinilah kunci pemahaman peserta terhadap materi yang ada. dengan penyampaian yang baik, keberterimaan materi dapat dirasakan penuh oleh peserta. penyampaian yang baik tentu saja ditunjang dengan penguasaan materi yang baik. cara mudahnya adlah pelajari slide materi, coba perbanyak lagi sumber ato refernsi mengenai materi tersebut, baik dari buku maupun sering ngobrol dengan yang telah berpengalaman.

2. Penguasaan Lapangan

penguasaan lapangan tidak hanya pada bentuk fisik seperti layout ruangan, peralatan tapi juga hal lain seperti kondisi peserta dan olah fisik si trainer itu sendiri. kondisi peserta bisa dilihat dari keadaannya dalam ruangan itu, apakah boring,bete,ato justru sebaliknya lagi semangat2nya..nah di sinilah peran seorang trainer dalam menghidupkan suasana. bagaimana teknik penyampaian, intonasi, maupun joke2 segar serta bermacam simulasi yang bisa diberikan kepada peserta untuk dapat membangkitkan lagi antusiasmenya. dari sinilah trainer bisa ‘menyentuh hati’ mereka, menarik perhatian dgn cara yang enak. misalnya apakah perlu difokuskan,,ato perlu sedikit refresh ato justru ingin membawa peserta dalam suasana tersendiri. Melalui cara seperti itulah peserta bisa melihat apakah training yang diberikan bisa benar2 diaplikasikan.

3. Membimbing Peserta

hal ini sebenarnya adlah inti dari training yang dilakukan bagaimna membimbing peserta agar melakukan atau mengarahkan pada suatu hal yang menjadi materi trainer tersebut. terkadang persoalan 2 di atas sedemikian kompleks, ya ibaratkan menyampaiakan materi seperti seorang dosen, mengatur lapangan layaknya danlap, tapi membimbing di sini, kita layaknya sahabat bagi mereka, mendengar apa yang ereka inginkan dan menjawab apa yg mereka bingungkan. untuk satu tujuan dan niat yang ikhlas. itulah yang benar2 bisa membuat mereka berada dalam ‘genggaman’ kita. sat kita bisa menyentuh hatinya dan menjadi sahabatnya.

Wallahu’alam

Menjadi Trainer, Wajib

Oleh: Yant Subiyanto
Dalam decade saat ini dan masa lalu ketika lebih dari 600 tahun yang sudah lewat banyak sekali metode atau cara untuk memperlakukan sesuatu hal, membuat, memberikan nilai tambah, dll. Dalam arti sempit bisa dikatakan banyak sekali ilmu terdefinisikan. Ini berjalan dari sejak Nabi Adam AS, diturunkan ke bumi ini sampai dengan saat ini, sudah tidak mungkin lagi bisa dihitung metode yang telah terdefinisikan.

Mengapa saya sampaikan “terdefinisikan”? mengapa tidak dengan kata menemukan?

Misalnya saja, cara orang memperlakukan daging hewan untuk menjadi binatang. Sebut saja kambing, agar lebih sempit. Dari masa ke masa, dari tempat satu ke tempat lain, memiliki metode memasak yang berbeda. Dan itu saja sudah tidak terhitung. Dari santapan yang cukup dibakar tanpa proses pembersihan, dipotong, ditumpuk batu dan dibakar sampai dengan daging dicincang lembut dengan mesin dan dibungkus, sampai dengan berbentuk sosis. Banyak ragam bukan?

Ini tidak saya sebut sebagai penemuan, tetapi “mendefinisikan”. Definisi dari mana sebenarnya? Saya yakin sekali hal ini, secara langsung maupun tidak langsung, dengan proses atau tanpa proses belajar, seperti halnya pemasangan micro chip kedalam brain kita dari Tuhan. Karena satu-satunya yang maha ilmu adalah Tuhan. Tidak ada suatu makluqpun yang memiliki keilmuan selain dari Tuhan.

Berangkat dari contoh diatas, sangat jelas terlihat, proses training yang dilakukan Tuhan kepada makluq, dengan 2 cara. Langsung, sehingga ketika lahir makluq tersebut sudah mengarah pada metode tertentu. Cara kedua adalah tidak langsung, ini melalui makluq yang lainnya. Ada proses pembelajaran dengan melihat, memasukkan kedalam fikiran dan mengolah, melakukan coba-coba, dan baru tumbuh keyakinan untuk melakukan hal tersebut.

Karena banyaknya metode yang sudah terdefinisikan, sangat diperlukan adanya transfer metode tersebut dari satu makluq ke makluq lainnya, khusus untuk hal yang tidak ditrainingkan Tuhan secara langsung. Perlu terjadi modifikasi dari setiap metode, sehingga terdefinisikan metode baru lagi. Jika proses training ini tidak berlanjut, maka akan menjadi terputus dan terkubur metode tersebut.

Sebagai contoh, negeri kita banyak sekali ragam budaya yang dimiliki. Banyak budaya tersebut yang terkubur baik secara sengaja maupun yang tidak sengaja. Atau ada sebagian yang terkubur, jelas karena proses training yang terputus. Tidak ada jalur informasi lagi. Tidak ada yang melihat lagi, sehingga tidak difikirkan dan dipertimbangkan, tidak ada yang mencoba kembali. Suatu saat hanya ada sebagian yang tinggal punya kabarnya, dengar karena tidak melihat dan mencoba, hanya menjadi sebuah cerita. Yang akhirnya terkubur. Seperti permainan anak-anak masa lalu, yang sekarang sudah sangat sedikit yang mengenal apalagi memperagakan.

Agar proses definisi pengetahuan didunia ini tidak terputus, Tuhan sudah merancang system yang sangat canggih. Dari mulai seleksi seorang trainer sampai dengan cara memberikan trainingnya. Kalau dalam bidang HR, Tuhan sudah menyiapkan system dari seleksi, maintain sampai pengembangannya, dan bukan itu saja, sampai ketika suatu waktu orang tersebut sudah tidak ada lagi.

Kita tengok jauh lebih dari 600 tahun yang lalu, ketika Tuhan memilih satu utusan di dunia. Beberapa sifat wajib ketika “rekrutmen” harus cerdas pandai, bisa menjadi trainer (bersifat transformer), bisa dipercaya dan loyal, berfikir positif, jujur dan baik. Dalam sejarah dunia sifat-sifat ini dimiliki oleh orang-orang besar yang mampu mendefinisikan suatu metode besar. Jika Tuhan salah dalam seleksi, misalnya tidak ada sifat trainer, maka akan terputuslah peradaban dan terkubur. Tidak ada proses transformasi pengetahuan. Dunia akan mati. Tidak ada perubahan.

Dari hal ini, sangat jelas terlihat bagaimana pentingnya menjadi seorang trainer, seorang transformer, seorang yang dengan ikhlas berbagi metode yang telah terdefinisikan, baik olehnya sendiri maupun yang telah didefinisikan orang lain. Tidak ada trainer, dunia terkubur. Trainer disini, berarti orang yang mau peduli berbagi. Entah itu seorang guru, motivator, inspirator, ustadz, pendeta ataupun siapa saja. Tidak ada yang nomor satu, karena masing-masing memiliki peran yang telah ditentukan Tuhan. Masing-masing memiliki kewajiban yang sama, dalam situasi, luasan yang berbeda.

Selamat dan salam untuk para trainer, yang telah menjalankan satu kewajiban dari Tuhan, saya yakin Tuhan yang sangat baik bahkan Maha Baik akan segera membalasnya.